4 Tahap Perkembangan Kognitif Anak

4 Tahap Perkembangan Kognitif Anak

Perkembangan kognitif mengacu pada kemampuan anak untuk memahami sesuatu. Tahap perkembangan kognitif anak prasekolah dibagi menjadi empat tahap. Masa kanak-kanak adalah masa ketika anak belajar menguasai keterampilan tertentu dan menghadapi tugas-tugas baru.

Masa kanak-kanak merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang penting dalam kehidupan setiap orang. Selama tahap ini, anak belajar menguasai keterampilan tertentu dan menghadapi tugas baru.

Oleh karena itu, Anda perlu mencermati berbagai proses perkembangan yang terjadi dalam kehidupan anak Anda selama ini; mulai dari perkembangan kognitif, motorik, sensorik, fisik, bahasa dan emosional anak. Persepsi dapat dipahami sebagai kemampuan untuk memahami sesuatu. Perkembangan kognitif mengacu pada kemampuan anak untuk memahami sesuatu.

 

Tahap Sensorimotor (0-24 Bulan)

 

Setiap bayi lahir dengan refleks bawaan dan keinginan untuk menjelajahi dunia. Karena itu, saat ini kemampuan bayi terbatas pada refleks dan panca indera. Refleks ini kemudian berubah menjadi kebiasaan.

Pada tahap awal perkembangan kognitif ini, anak tidak dapat memperhitungkan kebutuhan, keinginan, atau preferensi orang lain, sehingga dianggap “normal”. Pada usia 18 bulan, bayi Anda sudah dapat membuat simbol pada benda dan fungsi benda yang dikenalnya. Anak pun kini bisa melihat hubungan antar peristiwa dan mengenali siapa yang asing dan siapa yang paling dekat.

 

Tahap Praoperasional (2-7 Tahun)

 

Pada masa ini anak mulai menerima rangsangan meskipun masih sangat terbatas. Anak sudah memasuki lingkungan sosial. Ciri khas tahap ini yaitu anak mulai mampu menggunakan operasi mental yang jarang dan tidak logis.

Balita Anda juga selalu tergolong “egois” karena ia hanya bisa melihat sesuatu dari sudut pandangnya sendiri dan kesulitan melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Dia mampu mengurutkan objek dengan fitur, seperti mengumpulkan semua objek berwarna merah, meskipun bentuknya berbeda.

 

Tahap Operasional Konkret (7-11 Tahun)

 

Pada tahap ini, anak dapat mengurutkan dan mengkategorikan objek dan situasi tertentu. Kemampuan bayi mengingat dan berpikir logis juga meningkat. Ia bisa memahami konsep sebab akibat secara logis dan sistematis sehingga si kecil bisa mulai belajar matematika dan membaca. Pada tahap ini, sifat “sombong” anak berangsur-angsur menghilang. Dia sekarang dapat melihat masalah atau peristiwa dari sudut pandang orang lain.

 

Tahap Operasional Formal (Mulai Umur 11 Tahun)

 

Pada tahap ini anak sudah memiliki kemampuan berpikir abstrak dan menguasai penalaran. Dia bisa menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia. Dia dapat memahami konsep abstrak seperti cinta dan nilai.

Ia juga dapat melihat bahwa pada kenyataannya tidak selalu hitam putih, tetapi ada “transisi abu-abu” di antaranya. Kemampuan ini penting karena akan membantu si kecil melewati masa transisi dari remaja menuju dewasa atau dunia nyata.

Untuk mendukung tahap perkembangan kognitif anak, Anda dapat menambah nutrisi pada bayi Anda dengan memberinya S-26 Procal Gold. S-26 Procal Gold untuk anak usia 1-3 tahun mengandung sistem Multiexcel αLipids untuk membantu mendukung potensi, pembelajaran progresif, dan stamina anak Anda sehingga mereka dapat berkembang dari belajar hingga sukses.