9 Cara agar Anak Sehat dan Cerdas

9 Cara agar Anak Sehat dan Cerdas

Setiap orangtua menginginkan anaknya tumbuh sehat dan cerdas. Namun sebagian orang tua belum paham dan mengerti bagaimana cara mendidik dan mengasuh anak agar sehat dan cerdas. Pola asuh dan pemberian nutrisi juga berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Berikut adalah beberapa cara agar buah hati Anda menjadi anak sehat dan cerdas.

1. Beri Makanan Bergizi Seimbang

Pola makan yang tepat dapat berpengaruh pada gizi dan mikronutrien. Anak yang perkembangannya maksimal akan memiliki sel otak yang baik. Memberi sarapan pagi dapat akan memudahkan anak belajar di sekolah. Berikan makanan yang mengandung zat besi dan vitamin D untuk tumbuh kembang dan pertumbuhan tulangnya.

2. Melakukan Preventif dari Penyakit

Jaga pola makan dan kebersihan makanan. Hindari asap rokok, polusi dan asap kendaraan. Lakukan imunisasi yang lengkap dan teratur pada anak. Perhatikan waktu tidur dan ajarkan si Kecil cuci tangan ketika akan atau setelah melakukan sesuatu.

3. Berikan Dorongan dan Kasih Sayang

Bermain secara interaktif kepada anak dapat meningkatkan kecerdasannya. Stimulasi dapat dilakukan dengan memberikan contoh aktivitas yang merangsang indera anak. Berikan pujian dan apresiasi atas hasil kerja mereka. Berikan bentuk motivasi sebagai bentuk dorongan agar meningkatkan percaya diri anak.

4. Amati Pertumbuhannya

Pantau pertumbuhan secara rutin dengan menimbang berat badan, lingkar kepala dan panjang badan. Pengecekan tersebut dapat Anda lakukan dengan mengikuti buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) atau bisa melalui dokter. Jika grafik peningkatan dirasa lamban, orangtua perlu membantu anaknya agar tumbuh menjadi anak sehat.

5. Lihat Perkembangannya

Anda dapat melihat perkembangan sesuai standar umur. Usia 1 tahun merupakan standar anak bisa berdiri, berjalan dan berucap kata. Usia 2 tahun anak mulai belajar mencoret, makan tanpa disuap, hingga mulai berlari. Anda bisa memberi stimulus dengan mengajaknya bicara kata-kata umum atau mengajarkannya makan menggunakan sendok sendiri.

6. Tanamkan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan

Disiplin menjadi kunci dalam perkembangan dewasa kelak. Anda dapat mengajarkan membuang sampah pada tempat dan belajar tepat waktu. Terapkan kedisiplinan pada setiap kesempatan. Anak akan terbiasa jika diajarkan berkala dan melalui hal kecil. Ajarkan juga rasa berterima kasih agar dapat menghargai orang lain.

7. Ajarkan Problem Solving

Latih anak Anda agar dapat memecahkan masalahnya sendiri. Anak akan belajar beradaptasi dengan berbagai kondisi dan situasi. Problem solving dapat menjadi bekal anak agar tangguh dan mandiri. Latihan tersebut akan membentuk anak menjadi karakter yang kuat dan lebih cerdas.

8. Tidak Memanjakan

Memanjakan anak adalah hal wajar bagi orangtua. Jangan memenuhi semua keinginan anak dengan membelikan semua yang Ia mau. Perbuatan tersebut akan membuat anak lemah. Anak akan selalu meminta kepada orangtua untuk segala keinginannya. Akibatnya dapat membuat manja dan tidak berjuang.

Anda harus mengajari bahwa segala yang diinginkan harus diperjuangkan dahulu. Ajarkan anak agar mengerti antara kebutuhan dan keinginan. Jika anak memahami suatu kondisi, Ia tidak akan tumbuh menjadi pribadi cengeng. Apabila terlalu dimanjakan Ia akan kesulitan untuk hidup secara mandiri.

9. Jadilah Contoh Baik

Anak tumbuh berdasarkan contoh lingkungannya. Orangtua berperan dalam mendidik dan memberi contoh baik. Mulai dengan menjaga perkataan dan sikap di hadapan anak. Jadilah sosok pahlawan dan pelindung bagi anak Anda. Ajarkan sikap kepemimpinan dan rendah hati kepada anak Anda.

Itu tadi adalah 9 cara agar anak sehat dan cerdas. Anak tidak harus mendapat hukuman ketika melakukan kesalahan. Sebuah pujian yang tulus akan mendorong anak jadi lebih baik. Menanamkan nilai-nilai positif akan menjadikan mereka pribadi yang lebih berkualitas.

shares