Gejala Pertanda Terkena Glaukoma

Gejala Pertanda Terkena Glaukoma

Glaukoma adalah jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan terjadinya kerusakan saraf mata yang disebabkan oleh tekanan tinggi pada mata. Penyebab glaukoma adalah karena meningkatnya tekanan yang terdapat di dalam mata (tekanan instraokular) baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan,atau karena akibat salurang pembuangan cairan tersebut yang terhambat.  Tekanan tinggi pada mata dapat merusak serabut saraf retina ialah jaringan saraf  yang melapisi bagian belakang mata  dan saraf optik yang berfungsi menghubungkan apa yang kita lihat dengan mata dan mengirimkan perintah ke otak. Itulah penyebab yang akan menimbulkan glaukoma. Glaukoma juga memiliki beberapa faktor resiko glaukoma, arti dari faktor resiko adalah seseorang sudah terkena glaukoma tersebut bahkan sebelum merasakan gejala yang ditimbulkan oleh glaukoma ini jadi secara genetic atau mendapat dari keturunanya. Yang disebut sebagai fakto resiko glaukoma seperti mengalami rabun dekat maupun rabun jauh, menggunakan obat kortikosteroid ini diakibatkan penggunaan obat tetes mata yang secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang panjang juga dapat menimbulkan glaukoma, mengidap kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau hipertensi dan anemia sel sabit, Pernah terkena cidera mata ini bisa juga menyebabkan glaukoma bisa saja cidera mata yang disebabkan tidak sengaja terkena benda yang keras, pernah menjalani operasi mata ini berarti pernah menjalani kegiatan medis biasanya kegiatan medis memiliki efek samping apalagi ini operasi seperti mungkin pada bola matanya dan faktor resiko yang terakhir yaitu memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma. Kemudian kita sudah membahas pengertian apa itu glukoma, penyebab kenapa muncul glukoma  dan sampai faktor resikonya lalu apasih tanda gejala jika sudah teridentifikasi glaukoama ? Dilansir dari halodoc ada tujuh gejala  yang umunya dialami oleh penderita glaukoma :

  • Mual dan muntah
  • Mata sering kemerahan
  • Merasakan nyeri pada mata
  • Terkena sakit kepala
  • Penglihatan menjadi berkabut (khususnya gejala pada bayi)
  • Disekeliling cahaya seperti melihat bayangan
  • Secara perlahan lahan penglihatan makin terasa sempit dan akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali (kebutaan).

Tentu kita harus menghindari gejala gejala diatas agar terhindar dari glaukoma, karena tentunya terkena glaukoma itu sangat tidak nyaman melakukan aktivitas sehari hari harus tetap menjaga kesehata mata. Dilansir dalam halodoc ada 3 cara medis yang dapat kita tempuh untuk mengobati glaukoma yang pertama yaitu dengan cara obat tetes mata khusus untuk penderita glaukoma. Akibat penekanana pada bola mata kita harus memanfaatkan obat tetes mata ini agar  mengurangi pembentukan cairan pada mata sehingga mengurangi resiko terkena glaukoma  tetapi cara ini memiliki efek samping yaitu mata merah, alergi dan iritasi mata.Laser, penggunaan laser ini untuk mengobati glaukoma ada 2 jenis yang bernama trabekuloplasti dan iridotomi. Keduanya sama sama menggunakan laser perbedaannya adalah dari jenis glaukoma yang ditanganinya untuk trabekuloplasti untuk glaukoma jenis sudut terbuka dan iridotomi untuk glaukoma jenis sudut tertutup.Dengan memilih jalan operasi, jika operasi akan menghabiskan sekitar 45-75 menit, Operasi ini adalah jalan terakhir jika obat obatan bahkan terapi yang telah dilakukan tidak dapat mengatasi glukoma.

shares